Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home » Archives by category » Konservasi & Lingkungan (Page 4)
Capung Indikator Lingkungan

Indonesia merupakan rumah bagi 750 jenis capung. Capung yang matanya bisa melihat ke segala arah itu mempunyai peran antara lain sebagai predator hama. Peran lain menjadi indikator pencemaran lingkungan perairan. Harap mafhum, saat lingkungan perairan tersebut tercemar, maka siklus hidup capung pun terganggu hingga populasinya bakal merosot.

Continue reading …
Populasi Ikan Kelabau Menurun

Ikan kelabau Osteochilus melanopleura termasuk ikan konsumsi bernilai ekonomi di Pulau Kalimantan. Sayang, saat ini populasinya menurun akibat pencemaran lingkungan serta penangkapan tak terkendali. Hal itu diperparah pula dengan rendahnya keragaman genetik ikan kelabau yang menyebabkan terjadinya perkawinan sedarah alias inbreeding yang berdampak terhadap stabilitas genetik.

Continue reading …
Konservasi Bekantan Nasalis Larvatus

Bekantan Nasalis larvatus merupakan primata endemik Pulau Kalimantan. Primata berciri hidung besar itu hidup di pepohonan setinggi 6-27 meter di hutan bakau, hutan di sepanjang sungai, dan habitat rawa gambut. Saat ini terjadi degradasi habitat bekantan akibat alih fungsi lahan yang berujung menurunnya populasi bekantan. Sebab itu upaya konservasi mutlak dilakukan untuk menyelamatkan bekantan dari kepunahan.

Continue reading …
Kamuflase Serangga Daun Besar

Serangga daun besar Phyllium giganteum memang istimewa lantaran keunikan kamuflasenya. Sejatinya kamuflase tersebut berkembang dan berevolusi bersama-sama dengan tumbuhan yang menjadi habitusnya. Tujuan kamuflase itu tak sekadar melindungi diri dari predator, tapi juga untuk menjebak mangsa. Serangga daun besar tergolong berkamuflase sempurna sehingga sulit membedakannya dengan daun.

Continue reading …
Rumah Tinggal 2.000 Spesies Kupu-kupu

Berapa spesies kupu-kupu terdapat di Indonesia? Sekitar 2.000 anggota ordo Lepidoptera itu berumah tinggal di tanahair. Istimewa lagi, 50% jenis kupu-kupu bercorak elok itu endemik alias hanya hidup di lokasi tertentu. Secara umum jenis kupu-kupu di Indonesia Barat berasal dari daratan Benua Asia, sedangkan kupu-kupu yang berperan sebagai polinator pada proses penyerbukan bunga di sebuah ekosistem […]

Continue reading …
Raja Udang Indikator Ekosistem Sehat

Kemampuan raja udang cekakak untuk terbang rendah dalam kecepatan tinggi tergolong yahud. Keistimewaan tersebut berpadu adaptasi visual yang jempolan, membuatnya cepat mendeteksi sekaligus menangkap mangsa di air. Pantas melekat julukan kingfisher. Sejatinya kehadiran raja udang bernilai penting pada ekosistem sebagai indikator kesehatan ekosistem itu. Harap mafhum, anggota keluarga Alcedinidae itu begitu alergi berada di lingkungan rusak, […]

Continue reading …
Panen Sarang Lebah Madu Hutan

Potongan-potongan sarang lebah madu Apis dorsata di ember plastik tersebut masih disesaki puluhan lebah pekerja. Itu hasil panen madu hutan dari pohon sialang. Pohon sialang merujuk kepada pohon besar dengan tinggi mencapai 25-30 meter. Panen madu hutan itu berlangsung malam hari sesudah prosesi pengusiran lebah dengan cara memercikan bunga api dari sabut kelapa dilakukan. Sarang […]

Continue reading …
Bebaskan Kakatua Jambul Kuning

Bagi kolektor burung, memiliki kakatua jambul kuning Cacatua sulphurea adalah idaman. Padahal salah satu dari 6 spesies burung paruh bengkok elok di tanahair itu terancam punah lantaran diperdagangkan, selain degradasi habitat. Burung yang masuk kategori Sangat Terancam Punah oleh International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) itu selama 25 tahun terakhir populasinya merosot […]

Continue reading …
Stop Eksploitasi Trenggiling!

Populasi trenggiling yang hidup di hutan basah, hutan sekunder, hingga padang rumput terus merosot lantaran eksploitasi tak terkendali untuk beragam alasan, mulai kesehatan hingga hiasan. Upaya konservasi exsitu di luar habitat asli dari hewan yang bisa menggulung tubuhnya bak bola itu juga terkendala beragam faktor. Salah satunya ketersediaan sumber pakan utama, yakni kroto yang berharga tinggi dan […]

Continue reading …
Bukit Kelam Rumah Walet Gua

Bukit Kelam di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat merupakan rumah walet gua. Namun tak mudah bagi pemburu walet untuk bisa memetik sarang walet gua itu. Mereka perlu memiliki keahlian memanjat, menyusup, hingga merayap di tebing yang nyaris tegak lurus itu lantas menyelinap di antara celah bebatuan. Tingkat kesulitan tinggi itu membuat walet gua di bukit yang […]

Continue reading …
Page 4 of 512345