Home » Archives by category » Konservasi & Lingkungan (Page 4)
Pisang Tongka Langit Dari Maluku

Pisang tongka langit Musa troglodyarium merupakan salah satu jenis pisang unik asal Maluku yang menjadi kekayaan plasma nutfah buah di Nusantara. Penyebutan tongka terjadi lantaran tandan pisang tidak melengkung ke bawah sebagaimana lazimnya, tapi mengarah ke atas. Pantas ia dipanggil sebagai pisang tongka (tongkat, red) langit. Selain dikonsumsi segar, pisang tongka langit saat ini diolah […]

Continue reading …
Budidaya Kuda Laut

kuda laut Hippocampus sp merupakan satwa air bernilai ekonomi yang diperdagangkan sebagai obat tradisional, ikan hias, hingga cinderamata. Eksploitasi untuk tujuan komersial tersebut mendorong kuda laut terancam kelestariannya sehingga dapat punah. Sebab itu budidaya kuda laut menjadi solusi dan telah berhasil. Salah satu kunci keberhasilan pada budidaya itu dengan memakai suhu 28 derajat Celcius pada saat […]

Continue reading …
Sarang Rayap Indikator Kesuburan Tanah

Sarang rayap di hutan, di tanah maupun di pohon, berperan penting pada ekosistem. Sarang rayap tersebut menjadi indikator kesuburan tanah, sekaligus penanda cadangan air di daerah kering. Sarang rayap juga menjadi benteng bagi koloni rayap dalam menghadapi perubahan kondisi lingkungan serta mencegah tanah menjadi tandus sehingga vegetasi di sekitarnya bisa terus bertahan hidup.

Continue reading …
Buah Kecapi Mulai Langka

Buah kecapi Sandoricum koetjape mulai langka dijumpai lantaran alih fungsi lahan. Bagi penikmatnya, buah yang memiliki panggilan lain sentul dan santol itu agak rumit, tapi mengairahkan. Sebab kulitnya liat, untuk membukanya perlu menjepit memakai tangan. Bila tidak mempan, buah bercitarasa asam manis sehingga sering dipakai pada masakan batak mangarsik ikan mas itu dibanting ke tanah […]

Continue reading …
Udang Mantis Penjaga Terumbu Karang

Udang mantis Stomatopoda memiliki peran penting dalam konservasi terumbu karang. Ia akan menggali lubang di sekitar terumbu karang sehingga terjadi oksigenisasi di sekitar terumbu karang yang membuatnya tetap sehat. Sebab itu pula udang mantis yang jumlah spesiesnya mencapai 400 jenis itu menjadi bioindikator perairan, terutama perairan hangat dan dangkal.

Continue reading …
Musang Rinjani Endemik Gunung Rinjani

Musang rinjani Paradoxurus hermaphroditus rindjanicus merupakan hewan endemik Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ujat, panggilan akrab oleh Suku Sasak tersebut merupakan subspesies dari musang luwak. Populasi musang rinjani kini terancam lantaran gangguan pada habitatnya. Ia pun lebih sering dijumpai mencari pakan di dekat pemukiman dan area perkebunan warga.

Continue reading …
Konservasi Jalak Bali

Jalak bali Leucopsar rothschildi merupakan satwa khas Indonesia yang sebaran alaminya di Taman Nasional Bali Barat. Burung jenis penyanyi bersuara khas “teet” dan “ciiing” tersebut pada 2102 telah masuk Red Data Book IUCN sebagai satwa paling terancam punah alias Critically Endangered. Upaya konsevasi exsitu sudah berjalan saat ini, termasuk pelepasliaran untuk menjaga populasinya di alam.

Continue reading …
Pohon Beringin Penyerap Karbon

Pohon beringin Ficus benjamina bukan hanya rumah dan sumber pakan berbagai jenis burung dan serangga. Peran penting lain keluarga ara itu adalah penyerap karbondioksida (CO2) yang mumpuni. Sejatinya nilai daya serap karbondioksida dipengaruhi oleh luas daun, ukuran, serta kerapatan stomata. Pada pohon beringin, kemampuan menyerap karbondioksida pada tanaman berumur 50-100 tahun mencapai 622 gram/pohon/jam.

Continue reading …
Kelompok Burung Raptor

Alap-alap merupakan kelompok burung raptor seperti elang dan burung hantu. Penyebutan raptor-sejatinya bermakna mencengkram dan membawa pergi (Latin: raptare)-memang menjadi identitas bagi burung-burung yang bercakar kuat serta tajam untuk menangkap, mengoyak, hingga membunuh mangsanya. Burung bermata tajam itu juga mempunyai paruh melengkung dan berkait tajam. Pada burung hantu, ia juga berpendengaran sangat tajam.

Continue reading …
Budidaya Lebah Madu Klanceng

Budidaya lebah madu klanceng bisa dilakukan di pekarangan rumah. Itu sebabnya budidaya lebah madu klanceng seperti lebah trigona, misalnya, dapat dilakukan di perkotaan. Yang penting sumber pakan mencukupi dengan menanam aneka tanaman yang rajin berbunga di sekitar sarang. Tanaman-tanaman itu akan menjadi sumber nektar yang merupakan cairan manis berkadar gula hingga 50%, pakan bagi koloni lebah.

Continue reading …