Home » Entries posted by bebeja (Page 67)
Stories written by bebeja
Gobo Pelindung Syaraf Dan Pembuluh Darah

Sayuran Jepang, gobo diketahui mengandung vitamin B6 (pyridoxine) tinggi. Vitamin pada tanaman sekerabat bunga matahari itu berkhasiat, antara lain menjaga syaraf dan pembuluh darah, terutama saat kadar homosistein tubuh melonjak. Homosistein merupakan nonprotein sulfhidril asam amino yang metabolismenya berada pada jalur transulfurasi dan remetilasi biosintesis metionin. Singkat kata, melonjaknya homosistein berdampak kemunculan penyakit kardiovaskuler.

Continue reading …
Cemara Udang Kampiun Bonsai Bandung 2016

Cemara udang Casuarina equisetifolia milik Freddy Susanto dari Jakarta pada Gebyar Bonsai Bandung Juara 2016 berpenampilan istimewa. Kriteria kampiun seperti penampilan, gerak dasar, keserasian, serta kematangan menyatu dalam bonsai yang ditraining oleh Aidhil itu. Dengan sentuhan gaya tertiup angin alias fukiganashi serta kesan tua dari karakter batang dengan warna alami, cemara udang itu pantas menjadi terbaik.

Continue reading …
Gebyar Bonsai Bandung Juara 2016

Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia cabang Bandung menggelar kontes dan pameran bonsai 2016 di Lottemart, Soekarno Hatta, Bandung pada 23 Juli hingga 7 Agustus 2016. Kontes yang diikuti 519 peserta dari seluruh Indonesia itu menghadirkan bonsai-bonsai berkualitas di 5 kelas, yakni madya, regional, utama, bintang, dan prospek. Tak hanya kontes dan pameran, Gebyar Bonsai Bandung Juara 2016 […]

Continue reading …
Budidaya Lebah Madu Klanceng

Budidaya lebah madu klanceng bisa dilakukan di pekarangan rumah. Itu sebabnya budidaya lebah madu klanceng seperti lebah trigona, misalnya, dapat dilakukan di perkotaan. Yang penting sumber pakan mencukupi dengan menanam aneka tanaman yang rajin berbunga di sekitar sarang. Tanaman-tanaman itu akan menjadi sumber nektar yang merupakan cairan manis berkadar gula hingga 50%, pakan bagi koloni lebah.

Continue reading …
Sarang Lebah Madu Klanceng

Sarang lebah madu klanceng yang didominasi oleh lebah trigona lazim berada di pohon. Meski begitu lebah tanpa sengat itu dapat tumbuh dan berkembangbiak di aneka lingkungan seperti lubang batu, pagar, tiang listrik, bahkan batok kelapa. Itu terjadi karena lebah trigona termasuk lebah yang adaptif, asalkan struktur koloninya lengkap yang terdiri atas ratu, lebah pekerja, dan lebah […]

Continue reading …
Burung Merpati Balap Unggul

Burung merpati balap yang melesat bak busur panah dengan kecepatan tinggi menjadi idaman pehobi burung merpati balap itu. Burung merpati balap tersebut memiliki ciri-ciri unggul seperti berpostur kokoh meski tubuhnya tidak terlalu besar, tegap, dan mempunyai sayap cukup panjang. Darah juara yang menitis dari indukan secara genetik menguntungkan burung merpati balap unggul itu.

Continue reading …
Cupang Halfmoon Ekor 180 Derajat

Cupang halfmoon memiliki ciri khas, yakni bukaan ekor penuh 180 derajat. Penampilan tersebut semakin apik bila bentuk sirip atas dan bawah seimbang, proporsional, rapi, serta tidak terlihat lipatan. Warna tegas dan bersih menjadi nilai plus cupang yang diperkenalkan pertamakali oleh penangkar asal negeri Paman Sam, Peter Goettner pada 1980-an.

Continue reading …
Cupang Plakat Dari Aduan Jadi Hias

Cupang plakat yang berekor pendek semula identik dengan cupang adu yang populer pada akhir 1990-an. Penyebutan plakat mengacu pada bahasa Thailand, plakad yang bermakna ikan aduan. Selepas 2005-an, cupang plakat mulai muncul dengan aneka warna menarik sehingga dikonteskan sebagai cupang hias. Meskipun sudah dipelihara pehobi sebagai cupang hias, sifat agresivitas sang cupang tak pudar.

Continue reading …
Alpukat Muria Dari Gunung Muria

Alpukat muria yang berdaging kuning mentega, lembut tak berserat, serta berbiji kecil berasal dari Gunung Muria yang wilayahnya mencakup 3 kabupaten, yakni Pati, Kudus, dan Jepara. Sentra penanaman alpukat muria yang tumbuh subur di ketinggian 600-1.200 m dpl tersebut berada di Kecamatan Gembong, Tlogowungu, serta Cluwak-seluruhnya di Pati dan Dawe serta Rahtawu (Kudus).

Continue reading …
Alpukat Wina Berdaging Tebal Dan Gurih

Alpukat wina dari Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah cukup sohor lantaran berdaging tebal serta gurih. Alpukat yang dikembangkan oleh kelompok tani Alpukat Berkah Jaya asal Dusun Ngasem, Desa Jetis itu pun berbobot jumbo, mencapai 1,4-1,8 kg/buah. Budidaya alpukat wina cukup berprospek lantaran saat berbuah tak mengenal musim dengan produktivitas rata-rata 100 kg/pohon.

Continue reading …