Home » Archives by category » Kuliner (Page 4)
Kue Tart Berhias Edible flower

Ingin tampil beda, selain penampilan lazim motif krim daun, bunga, atau lainnya pada kue tart? Cobalah memanfaatkan edible flower. Dengan edible flower penampilan kue tart menjadi lebih hidup bahkan jauh lebih memukau. Sejumlah bunga hias yang dapat dimakan (edible flower, red) untuk penghias kue tart tersebut antara lain bunga viola, mawar, hingga melati.

Continue reading …
Kue Sagon Bakar

Kue sagon merupakan penganan tradisional yang cukup disukai dan mulai jarang dijumpai. Tidak ada catatan terkait sebutan sagon. Bahan utama sagon adalah kelapa serta tepung beras, tetapi dapat dibuat juga memakai tepung ketan, tepung pisang, serta sagu. Yang menarik, penganan itu kini memiiki varian, yakni sagon bakar yang dikemas modern.

Continue reading …
Legit Singkong Thailand

Negeri Gajah Putih, Thailand mampu menaikkan pamor umbi singkong menjadi camilan bergengsi di restoran besar. Itulah singkong thailand yang acapkali disajikan sebagai hidangan penutup. Camilan yang dibuat dengan merebus singkong hingga empuk itu, disajikan dengan guyuran kuah santan kental yang diberi citarasa lain seperti daun pandan serta durian.

Continue reading …
Tekstur Kering Kerupuk Kulit

Kerupuk kulit berteksur kering, renyah, dan gurih sangat digemari masyarakat. Kulit sapi dan kerbau menjadi bahan utama pembuatan kerupuk kulit itu. Tekstur kering pada kerupuk kulit tercipta lantaran pengolahan nirtepung alias tanpa tepung. Saat ini sentra produksi kerupuk kulit berada di Mojokerto (Jawa Timur), Kendal, Pati, Sleman, Boyolali, dan Purworejo (Jawa Tengah), serta Garut (Jawa […]

Continue reading …
Wangi Legit Dodol Betawi

Bagi warga Betawi, dodol merupakan penganan wajib di berbagai acara seperti lebaran. Dodol itu terbuat dari campuran beras ketan, santan, serta gula merah yang dimasak dalam kuali besar. Dodol wangi legit mempunyai makna untuk warga Betawi, yakni semangat gotong royong dan kebersamaan. Harap mafhum, mulai penyediaan bahan hingga memasak memang dilakukan bergotong royong.

Continue reading …
Es Potong Pelangi

Es potong pelangi tidak lekang oleh waktu. Es potong berpenampilan aneka warna dengan bentuk lilin itu terkenal sejak 1990-an. Dalam perkembangan, modifikasi penambahan aneka rasa dilakukan. Meski begitu, kunci utama dari resep es potong pelangi yang populer sebagai es lilin itu adalah pemakaian tepung hunkwe. Tepung beraroma khas tersebut terbuat dari sari pati kacang hijau.

Continue reading …
Es Selendang Mayang Betawi

Es selendang mayang merupakan kuliner khas betawi yang saat ini sulit dijumpai, kecuali pada acara besar betawi. Sebutan selendang itu mengacu pada adonan tepung beras dan sagu aren berbentuk lapis dengan kombinasi warna putih, hijau dan merah. Adonan lapis itu disajikan dengan cara menyayat sehingga mirip selendang. Es selendang mayang disajikan bersama santan dan gula […]

Continue reading …
Sambal Mbohi Dungga Khas Suku Mbojo

Warga Suku Mbojo di Desa Parado Rato, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) mempunyai sambal khas yang mulai populer sebagai kuliner unik. Dia sambal mbohi dungga. Sambal tersebut memakai bahan utama cabai dan jeruk purut yang difermentasi lantas dibubuhi bahan penyedap lain. Citarasa sambal mbohi dungga itu pedas asam tapi menyegarkan.

Continue reading …
Beras Jagung Baalo Binthe

Beras jagung (baalo binthe, red) yang dimasak menjadi nasi jagung sangat populer di Provinsi Gorontalo. Di sejumlah kabupaten di provinsi yang dipanggil Serambi Madinah tersebut, beras jagung bahkan menjadi makanan pokok. Baalo binthe yang mempunyai komposisi gizi tinggi itu terdiri atas campuran beras dan jagung dengan perbandingan 3:1.

Continue reading …
Sagu Lempeng Khas Maluku

Sagu lempeng merupakan penganan khas Maluku. Sebutan lempeng melekat lantaran sagu tersebut dicetak bak lempengan memakai cetakan tanah liat yang dipanggil forna. Sagu lempeng berwarna cokelat muda tersebut berisi campuran parutan kelapa serta gula merah. Penganan ringan itu paling sip disantap bersama kopi atau teh dengan cara mencelupnya.

Continue reading …