Home » Archives by category » Hortikultura » Tanaman Sayuran (Page 5)
Bayam Cabut Betina

Pekebun tradisional sering memanggil bayam cabut yang disukai pasar sebagai bayam betina. Bayam betina tersebut mempunyai ciri bunga kecil, penampilan kokoh dan kekar, berdaun tebal, pertumbuhan cepat, lambat berbunga, serta bentuk daun membulat. Berbeda dengan bayam jantan yang cepat berbunga dan bentuk daun lebih meruncing.

Continue reading …
Nangka Muda Bahan Olahan Sayuran

Daging buah nangka muda populer sebagai bahan masakan sayuran seperti gulai nangka, lodeh nangka, hingga gudeg. Daging buah nangka muda yang kaya vitamin A dan kalium itu memiliki karakter sesuai masakan sayuran. Gudeg, misalnya, paling pas memakai nangka muda asal Kecamatan Prembun, Kebumen, Jawa Tengah yang bila dimasak kering. Gulai atau lodeh? Pilihannya menggunakan gori […]

Continue reading …
Pulau Jawa Lumbung Produksi Mentimun

Mentimun Cucumis sativus populer sebagai lalapan hingga rujak. Statistik Produksi Hortikultura pada 2014 dari Kementerian Pertanian mengungkapkan, tanaman rentan serangan nematoda itu mencapai luas penanaman 48.578 ha dengan produksi 477.976 ton. Volume produksi itu menurun dibandingkan pada 2013 (491.636 ton). Pulau Jawa menjadi lumbung produksi terbesar, 238.191 ton (2014). Jenis mentimun didominasi mentimun unggul lokal […]

Continue reading …
Pedasnya Cabai Rawit Merah

Cabai rawit merah sangat disukai sebagai bahan bumbu lantaran memiliki citarasa khas: sangat pedas. Sebab itu pula dibandingkan jenis cabai rawit lain, Capsicum frutescens tersebut lebih berfluktuatif harganya. Sebagai gambaran pada Juni 2016 harga sekilo cabai rawit merah berkisar Rp34.000. Namun pada Agustus 2016 nilainya meroket hingga Rp80.000/kg.

Continue reading …
Berkebun Labu Butternut Squash

Labu butternut squash memang tergolong baru dibudidaya di tanahair. Labu madu-sebutan lain-itu tengah naik daun lantaran kebutuhan pasar besar. Pantas ia menjadi favorit pekebun di berbagai daerah. Harga labu butternut squash di pasar relatif tinggi mencapai Rp100.000-Rp130.000/kg. Di tingkat pekebun rata-rata Rp60.000-Rp70.000/kg. Harga itu 5 kali lebih tinggi daripada harga labu umumnya.

Continue reading …
Padi Rontok Pakai Cara Gebot

Salah satu proses penting pascapanen padi adalah merontokan bulir-bulir padi tersebut dari malai. Cara petani secara tradisional untuk merontokan bulir padi dengan memakai cara gebot. Gebot dilakukan dengan membantingkan malai-malai padi pada kayu sehingga gabah rontok. Tradisi tersebut memiliki keunggulan dari sisi sosial, lantaran melibatkan banyak tenaga kerja. Kapasitas perontokan buir padi dengan cara gebot […]

Continue reading …
Peluang Berkebun Labu Air

Labu air Lagenaria siceraria relatif mudah ditanam lantaran mampu beradaptasi di berbagai kondisi agroklimat di tanahair. Labu putih, sebutan lain, tersebut bobotnya dapat mencapai 1-1,5 kg per buah. Saat ini untuk memenuhi kebutuhan pasar, beredar benih labu air hibrida dengan aneka keunggulan seperti tahan penyakit serta genjah alias cepat panen.

Continue reading …
Jagung Komposit Jadi Sumber Benih

Jagung komposit memang berbeda ketimbang jagung hibrida. Jagung komposit atau jagung bersari bebas merupakan hasil persilangan tunggal dari varietas berproduksi tertinggi. Dibandingkan jagung hibrida, produksi jagung komposit tetap lebih rendah, rata-rata 5-6 ton per hektar. Meski demikian hasil panen jagung komposit dapat menjadi sumber benih pada penanaman berikutnya, sedangkan jagung hibrida tidak.

Continue reading …
Kangkung Sutra Tahan Kekeringan

Kangkung sutra Ipomea reptans termasuk jenis kangkung darat berprospek. Kangkung introduksi dari Hawaii tersebut dapat dipetik 39 hari setelah tanam (HST) dengan produksi mencapai 23 ton per hektar. Keunggulan kangkung sutra yang dapat mencapai tinggi 45-50 cm itu adalah tahan kekeringan sehingga cocok ditanam di daerah sedikit curah hujan. Kangkung sutra juga tahan penyakit karat daun Puccinia […]

Continue reading …
Oyong Tetap Diminati Pasar

Sayur bening oyong alias gambas Luffa acutangula sangat disukai lantaran menyegarkan. Konsumsi sayuran anggota keluarga Cucurbitaceae itu juga menyehatkan sebab berkhasiat meredam panas tubuh. Peluang usaha mengebunkan oyong sejauh ini masih terbuka lebar karena diminati pasar. Saat ini pekebun di berbagai daerah menanam di luasan 1.000 m2-5.000 m2 dengan harga jual Rp5.000-Rp7.000 per kg.

Continue reading …